Sejarah Manchester United Dalam Kancah Piala Super Eropa

ads

Sejarah Manchester United

SanMarinoNotizie – Manchester United memang patut berbangga berhasil masuk dalam kandidat juara Piala Super Eropa dan memiliki optimisme yang sama hendak membawa gelar prestisius tersebut dari juara bertahan, Real Madrid. Tentu perhelatan tersebut usai dilangsungkan kemarin dengan hasil akhir 2-1 atas Manchester United yang membuatnya gagal meraih trofi kedua sepanjang sejarah Mancester United mengikuti Piala Super Eropa.

Sejarah mencatat bahwa Setan Merah telah beberapa kali masuk dalam kandidat juara Piala Super Eropa dan hanya satu kali berhasil menggondol piala ajang paling bergengsi yang menunjukkan klub paling kuat di benua biru tersebut. Ya, Piala Super Eropa melakukan format pertemuan antara pemenang Liga Champions dan Liga Eropa. Jika dulu sampai tahun 1999, Piala Super Eropa mempertemukan pemenang Liga Champions dan pemenang kompetisi kedua yakni Piala Winners hingga Piala Winners dihapus oleh UEFA dan digantikan oleh Piala UEFA atau Liga Eropa.

Sejarah Manchester United mengikuti Piala Super Eropa pernah mendapatkan gelar pada tahun 1991 setelah berhasil mengalahkan Red Star Belgrade dengan skor 1-0. Kemenangan yang didapat oleh Setan Merah tersebut terjadi saat ia berstatus sebagai pemenang Piala Winners atau kompetisi kedua sedangkan Red Star Belgrade sebagai pemenang Liga Champions.

Selain itu, pada tahun 1999 saat Manchester United berstatus pemenang Liga Champions malah gagal menghabisi Lazio dengan skor 0-1 dan menyerah pada kekuatan Zener Saint Petersburg pada tahun 2008 dengan skor 2-1. Sebuah sejarah Manchester Uniter dalam keikutsertaannya dalam Piala Super Eropa yang gagal padahal mereka memenangkan kasta tertinggi dalam dunia sepak bola Eropa yaitu Liga Champions. Ya, Liga Champions sendiri dianggap sebagai lambang tertinggi sepak bola Eropa di atas Liga Eropa.

Faktanya, sejarah Manchester United dalam mengikuti Piala Super Eropa yang merebut gelar saat berhasil memenangkan Liga Eropa tidak terbukti setelah ia berhasil dikalahkan oleh Real Madrid. Sejarah yang menguntungkan Manchester United membawa pulang trofi Piala Super Eropa tampaknya harus kandas meski Romelu Lukaku berhasil melesakkan satu gol ke gawang Madrid tanpa tambahan gol lain hingga menit terakhir.